Hal Yang Menyebabkan Wanita Lebih Mudah Stres

anita stres

Wanita memang tidak bisa mengendalikan emosinya, wanita lebih sering meledak-ledak jika sedang stres dibandingkan dengan pria. Berikut adalah hal yang membuat wanita mudah stres, seperti yang myfreshlybrewedlife9.com kutip dari liputan6.
 Banyak pria datang ke kantor membawa kisah yang sama, bahwa istri mereka selalu terlihat stres dan tidak bahagia. Tak jarang para istri menggunakan kata-kata yang menyinggung perasaan suami.

Dilansir dari huffingtonpost.com, pada dasarnya suami ingin tahu, mengapa istri selalu lebih tegang sepulang kantor dibandingkan suami.

Istri mudah marah jika piring-piring kotor belum dicuci, atau ketika jadwal makan malam terlambat atau saat anak-anak memilih bermain lebih lama daripada bersiap-siap tidur. Mengapa harus begitu stres dan tegang karena hal-hal yang suami anggap sepele? Jika istri tidak setegang itu, suasana di rumah akan lebih relaks dan tenang. Demikianlah pemikiran para suami.

Perspektif ini bisa dipahami. Saat suami pulang dari kantor, mereka ingin melepaskan penat dan menghabiskan waktu dengan anak-anak, sementara istri memiliki tujuan lain. Tujuh alasan berikut dapat membuat Anda mengerti mengapa para istri tak bisa relaks sepulang kantor.

1. Wanita dinilai dengan cara yang berbeda dibandingkan pria
Jika anak keluar rumah dengan pakaian atau kaus kaki yang tidak serasi sambil digandeng ayahnya, orang-orang akan melihat dan berpikir, “Wah, ayahnya baik sekali berusaha menghabiskan waktu dengan anaknya.” Namun jika sang anak digandeng oleh ibunya, pandangan orang akan berbeda. Mereka akan berpikir, “Ibu macam apa dia, mendandani anaknya saja tidak bisa.”

2. Penilaian orang berarti bagi istri
Saat masih remaja atau kuliah, wanita bisa tidak memedulikan pendapat orang tentang diri mereka. Perkataan ini tidak berlaku saat ia sudah menjadi ibu. Bagaimana seorang anak di sekolah akan menentukan pendapat orang tentang orangtua si anak. Misalnya, jika anak ke sekolah dengan pakaian kotor dan tidak diberi bekal, ia akan dijauhi teman-temannya. Peran ibu sangat besar dalam hal ini, dan tak jarang menimbulkan stres.

3. Wanita memiliki intuisi yang lebih tajam dari laki-laki
Suami pada umumnya tidak akan terpengaruh jika hadir terlambat 15 menit ke acara keluarga. Namun istri mengerti pandangan mata yang diberikan oleh ibu mertua atau kakak-kakak ipar. Dalam hal ini, percayalah pada istri Anda.

4. Wanita membutuhkan waktu tidur lebih banyak daripada laki-laki
Wanita membutuhkan tidur lebih banyak, sementara yang paling sering mengurus anak yang terbangun di tengah malam adalah para istri. Kurang tidur adalah hal umum yang dialami oleh istri, dan saat hal ini terjadi mereka akan lebih rentan stres. Untuk mengurangi stres istri Anda, tak ada salahnya bergantian bangun tengah malam untuk mengurus anak.

5. Wanita sadar pentingnya pekerjaan rumah
Berkaitan dengan poin pertama dan kedua, wanita dinilai dengan cara yang berbeda dibanding laki-laki. Jadi saat keluarga lain bertamu saat rumah dalam keadaan berantakan, maka ibu-ibu yang lain akan langsung menghakimi istri pemilik rumah. Jadi saat istri Anda berkeras untuk merapikan rumah sebelum ada yang berkunjung, ini adalah caranya untuk mengatakan ‘saya ingin keluarga kita dipandang sebagai keluarga normal dan mengikuti norma yang ada di masyarakat’.

6. Istri butuh didengarkan
Kebutuhan utama istri dari suami adalah empati, pengertian dan memahami mengapa ia bisa stres. Jika suami menganggap sepele perasaannya, dia akan semakin menunjukkan emosi seakan ingin meyakinkan bahwa ia benar-benar sedang stres. Istri pasti selalu berharap bahwa suami akan menyadari pentingnya keadaan ini, dan memberi respons yang menunjukkan perhatian, empati, dan rasa sayang.

7. Istri memiliki golongan darah tipe A
Banyak suami yang mungkin tak sadar bahwa istri mereka bergolongan darah A, yaitu tipe wanita yang teratur dan memperhatikan detail. Di awal pernikahan, suami akan merasa bahwa tipe istri seperti ini dapat diandalkan, dan rumah serta anak-anak akan diurus dengan baik. Jadi, ambil hikmahnya. Istri yang selalu meminta suami agar tidak terlambat adalah istri yang akan mengurus suami dengan sabar saat ia sedang sakit. Istri seperti ini juga dapat mengorganisasi acara keluarga di rumah dengan baik.

Komentar